Foto : Ketua OSIS, Humas dan Panitia SFC SMK Negeri 1 Lumajang
R_Semeru.com I Lumajang – Aura kreativitas menyelimuti SMK Negeri 1 Lumajang (SMEKENSA) pada Kamis (15/1/2026).
Ribuan pasang mata terpukau menyaksikan SMEKENSA Festival Carnival (SFC) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 sekolah kejuruan prestisius tersebut.
Dengan mengusung tema "Spectra: Sharing Passion and Energy, Celebrating Togetherness in Radiant Achievements", karnaval tahun ini menjadi panggung pembuktian bahwa limbah atau bahan daur ulang bisa disulap menjadi kostum high fashion yang bernilai seni tinggi.
Kolaborasi 10 Jurusan dan Kostum Daur Ulang
Acara ini melibatkan siswa-siswi dari 10 jurusan, mulai dari Akuntansi Keuangan Lembaga, Manajemen Perkantoran, hingga Teknik Grafika. Uniknya, khusus untuk rumpun Pemasaran (Bisnis Daring dan Ritel), mereka memberikan suguhan paket lengkap berupa perpaduan fashion kreasi dan tari tradisional yang memukau.
Ketua OSIS SMK Negeri 1 Lumajang, Lintang Kinasih Indriatimur, menjelaskan bahwa persiapan acara besar ini dilakukan secara mandiri oleh siswa sejak bulan November.
"Kostum-kostum ini dirancang dari bahan daur ulang oleh teman-teman kelas 10 dan 11. Proses desainnya dimulai sejak Desember, sekitar satu bulan penuh. Semua ini murni ide dan inisiatif teman-teman OSIS, termasuk koreografi tarian yang mereka pelajari secara mandiri," ungkap Lintang penuh bangga.
Edukasi Lingkungan dan Karakter.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lumajang, Susie Harini, M.Pd, dalam sambutannya menekankan bahwa SFC bukan sekadar hiburan.
"Kegiatan ini mengandung nilai edukatif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas. Saya berharap momentum ini membuat anak-anak lebih kreatif, inovatif, dan yang paling utama adalah menumbuhkan prestasi," ujar Susie di hadapan tamu undangan dan awak media.
Senada dengan hal tersebut, Pengawas SMK Kabupaten Lumajang yang baru saja menjabat, Retna Irawati, S.Pt, M.Eng, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terbangun di sekolah ini.
"SFC adalah awal yang luar biasa. Kami hadir sebagai mitra untuk mendampingi dan berkolaborasi dengan guru serta siswa demi mewujudkan penjaminan mutu di SMK Negeri 1 Lumajang," tuturnya.
Dukungan Penuh dan Kemandirian Siswa
Meskipun persiapan dilakukan dengan intens, Lintang memastikan kegiatan ini tidak mengganggu proses belajar mengajar karena siswa mengerjakan proyek kostum di luar jam produktif. "Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari dukungan penuh para pendidik, Wali Kelas, Ketua Program Keahlian (Kaprok), serta kerja sama dengan berbagai pihak luar seperti klinik kesehatan dan vendor makanan melalui divisi sponsorship yang dikoordinatori oleh Avril Icha, " tungkas Lintang.
Waka Humas, Akhmad Maman Nafik, S.Pd, menambahkan bahwa SFC merupakan rangkaian dari berbagai lomba yang sebelumnya telah melibatkan siswa tingkat SMP se-Kabupaten Lumajang.
Dengan semangat "SMK Bisa, SMEKENSA Berkualitas", parade busana Spectra ini sukses menjadi magnet bagi masyarakat dan membuktikan bahwa SMK Negeri 1 Lumajang terus menjadi pionir dalam kreativitas dan kebersamaan.
Reporter : Alief & Tim

