R_SEMERU.COM | PEMATANGSIANTAR - Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2026–2031. Kegiatan yang dirangkai dengan penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada 150 majelis taklim, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, santunan sosial serta penyerahan tali asih berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Lantai 4, Suzuya Merdeka Mall, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur, Selasa (25/08/2026).
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn, yang diwakili Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina, turut menghadiri kegiatan tersebut.
Prosesi pelantikan pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar periode 2026–2031 dilakukan oleh Kakan Kemenag Pematangsiantar, H. Tarmudzi, SE, MAP. Dalam prosesi tersebut, Hj. Nita Maulida Damanik, SE bersama jajaran pengurus resmi menerima amanah untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Majelis Taklim Silaturahmi dalam membangun ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Hj. Nita Maulida Damanik, SE mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bersama-sama menjaga amanah organisasi dengan membangun kekompakan dan menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata.
“Majelis Taklim Silaturahmi harus menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial. Kita ingin keberadaan majelis ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Hj. Nita Maulida Damanik.
150 Majelis Taklim Terima SKT
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada 150 majelis taklim.
Penyerahan SKT dilakukan oleh Perwakilan Kakanwil Kemenag Sumatera Utara, Dr. Awaluddin. M.Pd
Katim Kemitraan Umat Bidang Penais Zawa Prov. Sumut kepada perwakilan majelis taklim yang telah terdaftar.
Penyerahan SKT tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kelembagaan majelis taklim sekaligus mendorong agar setiap majelis taklim semakin tertib dalam menjalankan kegiatan pembinaan keagamaan dan sosial.
Dengan terdaftarnya 150 majelis taklim, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara majelis taklim, pemerintah, Kementerian Agama, organisasi keagamaan serta berbagai elemen masyarakat dalam membangun kehidupan umat.
Maulid Nabi Dimeriahkan Tim Hadroh
Selain prosesi pelantikan dan penyerahan SKT, kegiatan juga dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Suasana acara semakin semarak dengan penampilan Tim Hadroh Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar. Lantunan shalawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW mengiringi rangkaian kegiatan sekaligus menambah suasana religius dalam peringatan Maulid Nabi.
Penampilan Tim Hadroh MT Silaturahmi juga menjadi bagian dari syiar Islam dan bentuk kreativitas generasi majelis taklim dalam menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Tiga Pentausiyah Sampaikan Pesan Keagamaan
Rangkaian acara semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh tiga pentausiyah, yakni Ustadz H. Armansyah Pasaribu, S.Sos.I, Ustadz H. Ahmad Sukri Batubara, S.Ag, dan Ustadz Rahmat Riduan, S.Sos.
Ketiga pentausiyah menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan serta meningkatkan kepedulian kepada sesama.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun masyarakat yang berakhlak, penuh kasih sayang dan saling menghormati.
200 Paket Sembako dan Tali Asih untuk Dhuafa serta Anak Yatim-Piatu
Semangat kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar memberikan santunan berupa 200 paket sembako serta tali asih kepada kaum dhuafa dan anak yatim-piatu.
Pemberian santunan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Majelis Taklim Silaturahmi terhadap masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban penerima sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya berbagi di tengah masyarakat.
Hj. Nita Maulida Damanik menyampaikan bahwa kegiatan sosial merupakan salah satu bentuk nyata dari semangat silaturahmi yang ingin terus dibangun.
Menurutnya, keberadaan majelis taklim tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan pengajian, tetapi juga harus mampu hadir dan membantu masyarakat melalui aksi nyata.
“Silaturahmi bukan hanya bertemu dan berkumpul, tetapi bagaimana kita bisa saling menguatkan dan berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Dihadiri Sekitar 3.500 Undangan
Kegiatan pelantikan dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 3.500 undangan yang terdiri dari pengurus dan anggota majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, organisasi keagamaan, komunitas serta masyarakat.
Tampak hadir Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi Gerindra Dr. H. Sugiat Santoso, SE, MSP, Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Gerindra Komisi A Gusmiyadi, SE, serta Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Hefriansyah Noor.
Turut hadir Perwakilan Kakanwil Kemenag Sumut Dr. Awaludin, M.Pd, Kakan Kemenag Pematangsiantar H. Tarmudzi, SE, MAP, Kapolres Pematangsiantar yang diwakili Kasat Sabhara Polres Pematangsiantar, Kepala Cabang Bank Sumut Syariah Syufri Ananda Putra Lubis, Perwakilan KPw BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman, serta Pembina Yayasan Bumi Alquran Mangoba Siregar.
Hadir pula Ketua PD Al Washliyah M. Ishak Hutasuhut, Ketua PD Muhammadiyah Ir. Sailan Nasution, MM, Ketua PD Aisyiyah Hanifah Harahap, serta para Penyuluh Agama Islam Kemenag Pematangsiantar.
Sejumlah majelis taklim dan komunitas dari luar daerah juga hadir, di antaranya Majelis Taklim Batak Nauli Toba Balige, Majelis Taklim Arafah Tanjung Balai, Majelis Taklim Forsila Simalungun, Komunitas Bilal Mayit dan Yayasan Muallaf Indonesia.
Para pengurus dan anggota Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar serta ribuan tamu undangan tampak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias.
Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial
Hj. Nita Maulida Damanik menegaskan, kepengurusan periode 2026–2031 akan berupaya menjadikan Majelis Taklim Silaturahmi sebagai wadah yang semakin aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial.
Program pengajian, pembinaan umat, santunan, bantuan sosial, kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah hingga berbagai kegiatan kemanusiaan diharapkan dapat terus dikembangkan.
Ia menyadari bahwa menjalankan organisasi membutuhkan kerja sama seluruh pihak.
“Semoga amanah ini dapat kita jalankan bersama. Saya tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kekompakan seluruh pengurus dan anggota agar program-program Majelis Taklim Silaturahmi dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan periode 2026–2031, terdaftarnya 150 majelis taklim, hadirnya sekitar 3.500 undangan, serta terlaksananya santunan 200 paket sembako dan tali asih bagi dhuafa serta anak yatim-piatu, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan silaturahmi, pembinaan umat dan kepedulian sosial di Kota Pematangsiantar.
Majelis Taklim Silaturahmi juga diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempertemukan kegiatan keagamaan dengan aksi sosial, sehingga nilai-nilai Islam tidak hanya disampaikan melalui pengajian, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita jadikan Majelis Taklim Silaturahmi sebagai rumah bersama untuk belajar, bersilaturahmi, saling menguatkan dan berbagi kepada sesama,” pungkas Hj. Nita Maulida Damanik.
Dengan semangat ukhuwah, silaturahmi dan kepedulian sosial, Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar periode 2026–2031 berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Reporter: budi
