-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polri Turun ke Sawah Dampingi Petani Jagung Hingga Prediksi Panen 7-9 Ton Per Hektare

Friday, 9 October 2026 | 12:03 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-09T05:03:54Z

 


PROBOLINGGO, R_SEMERU.COM | Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat paling bawah. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Bhabinkamtibmas kini aktif turun ke lahan pertanian untuk mendampingi petani.


Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Briptu Aldian. Pada Kamis (8/10/2026) pagi, ia bersama Babinsa setempat melakukan pemantauan langsung perkembangan tanaman jagung di lahan seluas 1 hektare milik warga bernama Ibrahim di Jalan Sunan Muria.


Lahan yang dikelola bersama Kelompok Tani Dewi Sri tersebut ditanami jagung varietas unggul Jago. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman tumbuh subur dan diprediksi akan menghasilkan panen melimpah.


"Dari lahan seluas 1 hektare ini, hasil panen diperkirakan mencapai 7 hingga 9 ton," ujar petugas di lapangan.


Dalam kegiatan sambang tersebut, Briptu Aldian tidak hanya mengecek kondisi fisik tanaman, namun juga berdialog langsung dengan petani untuk menyerap aspirasi, mengetahui kondisi lahan, hingga kendala yang dihadapi selama masa perawatan.


Kapolsubsektor Kanigaran, Ipda Iwan Hardi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari arahan pimpinan Polri agar anggota hadir di tengah masyarakat tidak hanya saat ada gangguan keamanan.


"Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani. Ini adalah bentuk pendampingan Polri kepada petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap pengelolaan lahan dilakukan dengan baik sehingga hasil panen bisa optimal," kata Ipda Iwan Hardi.


Selain pendampingan pertanian, dalam kesempatan itu polisi juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Petani dan warga sekitar diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pertanian, mencegah pencurian hasil panen, serta memperkuat kerukunan antarwarga.


"Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada kendala dalam pengelolaan lahan maupun informasi terkait gangguan kamtibmas, silakan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas agar bisa segera ditindaklanjuti," imbuhnya.


Diketahui, jagung di lahan tersebut mulai ditanam pada 25 September 2026 dan diperkirakan memasuki masa panen raya pada 10-20 Desember 2026 mendatang. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.


Langkah yang dilakukan Polres Probolinggo Kota ini menjadi contoh sinergitas TNI-Polri bersama kelompok tani dalam menjaga lumbung pangan dari desa.



Reporter: Agus

×
Berita Terbaru Update