-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Audiensi Penjaga Sekolah dengan Bupati, Pemkab Lumajang Dukung Rencana Pembentukan Paguyuban Penjaga Sekolah

Monday, 26 January 2026 | 17:03 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-26T10:03:15Z

 


R_Semeru.com I Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan dukungan terhadap rencana pembentukan paguyuban penjaga sekolah jenjang SD hingga SMP sebagai upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kualitas layanan pendukung pendidikan. Dukungan tersebut disampaikan langsung Bupati Lumajang saat menerima audiensi perwakilan penjaga sekolah bersama Wakil Bupati Lumajang di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (26/1/2026).


Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan peran penjaga sekolah melalui pembentukan wadah resmi yang terstruktur dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. Paguyuban diharapkan menjadi sarana koordinasi yang efektif dalam menyampaikan aspirasi, berbagi informasi, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah.


Bupati Lumajang menegaskan bahwa penjaga sekolah merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pendidikan. Lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan nyaman, menurutnya, merupakan prasyarat dasar bagi terciptanya proses belajar mengajar yang berkualitas.


“Lingkungan sekolah yang tertib dan kondusif sangat menentukan kualitas pembelajaran. Penjaga sekolah berperan menjaga keteraturan itu setiap hari. Karena itu, penguatan komunikasi melalui paguyuban merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh,” ujar Bupati.


Ia menilai keberadaan paguyuban akan membantu pemerintah daerah memetakan kondisi riil di lapangan secara lebih cepat dan akurat. Dengan jalur komunikasi yang jelas, berbagai masukan dapat dihimpun dan ditindaklanjuti secara terarah.


“Selama dikelola dengan tertib dan profesional, pemerintah daerah siap mendukung. Paguyuban ini dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga kualitas layanan pendidikan di Lumajang,” imbuhnya.


Perwakilan penjaga sekolah dari Kecamatan Tempeh, Wahid, menyampaikan bahwa selama ini komunikasi antarpenjaga sekolah masih berjalan secara informal. Pembentukan paguyuban diharapkan mampu menghadirkan forum resmi yang memperkuat koordinasi lintas sekolah dan wilayah.


“Melalui paguyuban, kami berharap dapat saling bertukar pengalaman, menyatukan pandangan, serta menyampaikan masukan secara lebih terorganisasi kepada pemerintah daerah,” ungkapnya.


Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menekankan pentingnya membangun komunikasi yang inklusif dengan seluruh unsur pendidikan. Menurutnya, keterlibatan semua pihak akan membantu pemerintah daerah menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan lapangan.


“Paguyuban ini bisa menjadi jembatan komunikasi yang baik antara penjaga sekolah dan pemerintah daerah. Koordinasi yang kuat akan berdampak pada meningkatnya kualitas pelayanan pendidikan,” ujarnya.


Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, juga menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai paguyuban akan memudahkan dinas dalam menjalin komunikasi langsung dengan penjaga sekolah, sekaligus memperkuat sistem pembinaan dan koordinasi di tingkat satuan pendidikan.


Sebagai tindak lanjut, para penjaga sekolah sepakat memulai pembentukan paguyuban sebagai proyek percontohan dengan agenda pertemuan rutin setiap bulan. Dalam waktu dekat akan dibentuk struktur kepengurusan guna memastikan organisasi berjalan tertib, terarah, dan berkelanjutan.


Pembentukan paguyuban ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran penjaga sekolah sebagai unsur pendukung pendidikan, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang semakin aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Lumajang.

Reporter : elly

×
Berita Terbaru Update