R-Semeru.com I Lumajang – MA Plus Taruna Islam Al-Kautsar (MAPTIA) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan “Happy Walk SAE” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Alun-Alun Kota Kraksaan.
Kegiatan jalan sehat peduli lingkungan ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai latar belakang. Hadir langsung Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris, Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Kapolres Probolinggo AKBP Wahyudin Latif, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan DPRD Kabupaten Probolinggo, jajaran lintas OPD, para camat, penyandang disabilitas, kalangan pondok pesantren, pelajar SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, termasuk delegasi siswa MA Plus Taruna Islam Al-Kautsar, serta masyarakat umum.
Sebagai bagian dari elemen pendidikan, delegasi siswa MAPTIA turut ambil bagian secara aktif dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaan siswa madrasah ini menegaskan peran strategis lembaga pendidikan Islam dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, selaras dengan ajaran Islam yang menempatkan manusia sebagai khalifah fil ardh (pemimpin di muka bumi).
Islam mengajarkan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari ibadah.
Dengan semangat tersebut, partisipasi siswa MA Plus Taruna Islam Al-Kautsar diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda yang berakhlak, berwawasan lingkungan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Dalam kegiatan ini, panitia juga menyerahkan bantuan berupa tempat sampah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Selanjutnya, para peserta berjalan kaki mengelilingi Kota Kraksaan sesuai rute yang telah ditetapkan sambil memungut sampah di sepanjang jalan.
Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris dalam wawancara menyampaikan bahwa kegiatan ini digagas dengan konsep sederhana namun memiliki dampak besar bagi perubahan pola pikir masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita bergerak bersama masyarakat Kraksaan, berjalan kaki, berkumpul, dan bersilaturahmi. Kita mulai dari Kota Kraksaan dengan mengajak seluruh elemen, terutama ASN sebagai wajah pemerintahan Kabupaten Probolinggo, untuk memberi contoh kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi gaya hidup (lifestyle) baru, yakni membiasakan berjalan kaki untuk menjaga kesehatan sekaligus memungut sampah demi kelestarian lingkungan.
“Hari ini kita menjaga bumi, insyaallah esok bumi akan menjaga kita. Mindset inilah yang ingin kita tanamkan. Semoga kegiatan ini bisa istiqomah dan menjadi tradisi, tidak hanya di Kraksaan, tetapi meluas ke 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Roby Siswanto, mengatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap persoalan sampah.
Ia mengaku sangat puas dengan antusiasme masyarakat. Dari kuota 2.500 tiket yang disiapkan panitia, jumlah peserta yang hadir bahkan mencapai lebih dari 3.000 orang.
Usai mengelilingi Kota Kraksaan, seluruh peserta kembali ke garis finis di Alun-Alun Kraksaan. Terlihat kantong-kantong plastik berisi sampah hasil pungutan peserta selama perjalanan. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya bersama di tengah masyarakat.
Reporter : SS
Editor : Pimred R-Semeru.com
