-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Lumajang Cenderung Stabil

Friday, 13 February 2026 | 20:46 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-13T13:46:36Z

 


R_Semeru.com I Lumajang - Menjelang Ramadan, kondisi harga bahan pokok di Kabupaten Lumajang terpantau relatif stabil dan terkendali. Pemantauan dilakukan di Pasar Baru Lumajang, Pasar Sukodono, dan Pasar Pasirian, berdasarkan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok Provinsi Jawa Timur.


Perbandingan harga antara 6 Februari dan 13 Februari 2026 menunjukkan bahwa sebagian besar komoditas mengalami perubahan bertahap, tanpa lonjakan yang signifikan. Kondisi ini mencerminkan ketersediaan pasokan yang masih terjaga di tingkat pasar.


Komoditas beras mengalami penyesuaian terbatas. Harga beras premium bergerak dari Rp14.333/kg menjadi Rp14.879/kg, sementara beras medium dari Rp11.700/kg menjadi Rp12.858/kg. Perubahan ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang bulan puasa.


Sementara itu, gula kristal putih justru mengalami penurunan dari Rp17.000/kg menjadi Rp16.475/kg, menunjukkan distribusi yang masih berjalan lancar.


Pada komoditas minyak goreng, terdapat variasi pergerakan harga. Minyak goreng curah berada di angka Rp18.808/kg, naik dari Rp17.000/kg. Minyak goreng kemasan premium tercatat Rp20.623/liter, sedangkan Minyakita relatif stabil di kisaran Rp16.190/liter.


Bahan pangan hewani juga menunjukkan pergerakan wajar. Daging sapi tercatat Rp118.289/kg, naik dari Rp110.000/kg, sementara daging ayam ras berada di angka Rp39.465/kg. Sebaliknya, ayam kampung turun menjadi Rp67.727/ekor. Harga telur ayam ras relatif stabil di kisaran Rp29.255/kg, sedangkan telur ayam kampung tercatat Rp45.952/kg.


Untuk komoditas hortikultura, cabai merah keriting turun menjadi Rp31.491/kg, cabai rawit merah berada di Rp82.720/kg, sementara bawang merah dan bawang putih tetap stabil di kisaran Rp36.115/kg dan Rp32.274/kg.


Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus menjaga stabilitas pasar.


“Pergerakan harga yang terjadi masih dalam batas wajar. Kami terus memantau pasokan dan distribusi agar kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan tetap tercukupi,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa pemantauan pasar dilakukan secara rutin untuk memastikan harga berkembang secara seimbang dengan ketersediaan barang.


“Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi pedagang dan konsumen,” tambahnya.


Secara umum, perkembangan harga bahan pokok di Lumajang belum menunjukkan tekanan berarti, sehingga masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan kebutuhan Ramadan dengan lebih tenang dan terencana.

Reporter : juki

×
Berita Terbaru Update