-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

DPRD Lumajang Merespon Keresehan Warga dan Langsung Turun ke Lokasi, Terkait Tumpukan Sampah yang Berbau Busuk di TPS Suko

Thursday, 7 May 2026 | 16:46 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-07T09:46:30Z

 


R_Semeru.com | Lumajang – Polemik menumpuknya sampah di TPS (Tempat Pembuangan Sementara) Suko Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang hingga overload membuat keresahan warga semakin memuncak pasalnya selain banyak lalat, bau busuk dari sampah sangat menyengat hingga merambah kepermukiman warga.


Menurut warga sekitar, menumpuknya sampah di TPS Suko ini sering kali terjadi bahkan kadang terjadi sampai 4 – 5 hari tidak di angkut ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).


Menanggapi keluhan warga, Komisi B DPRD Lumajang turun kelokasi untuk melihat secara lanngsung kondisi di TPS Suko.


Kepada Media, Dedi Firmansyah Ketua Komisi B DPRD Lumajang menyampaikan bahwa pihaknya hadir untuk melihat langsung kelokasi TPS, atas keluhan masyarakat yang diunggah melalui sosial media dan atas viralnya pemberitaan berkaitan dengan menumpuknya sampah ini.


“Sebelum kami kesini kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait, mencari penyebab dan memberikan solusi agar soal sampah ini segera teratasi,” ujar Deddy, Rabu (06/05/26)



“Berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak DLH, hal ini disebabkan karena kelangkaan solar di SPBU Labruk, pihak DLH hanya bekerja sama dengan SPBU Labruk dengan alasan bahwa tidak semua SPBU bisa dibayar dibelakang, dari hal ini kita akan mencarikan solusi agaf DLH bisa bekerjasama dengan SPBU lainnya, ketika solar di SPBU yang satu habis bisa ambil di SPBU lain agar tidak terjadi lagi penumpukan sampah di TPS," ungkapnya.


Semetara itu Sekertaris DLH, Agus R.Rojak yang turut datang kelokasi membenarkan bahwa tumpukan sampah terjadi karena terkendala solar, dan pihaknya juga membenarkan bahwa hanya bekerja sama dengan SPBU Labruk.


“Ya disolar kendalanya, kami hanya bekerjasama dengan SPBU Labruk, sedangkan SPBU lain mau kerjasama dengan syarat ada deposit, kami belum bisa menyediakan deposit itu, semoga kedepan ada solusi terbaik," tungkasnya



Reporter: alief

×
Berita Terbaru Update