R-Semeru.com | Kraksaan – Universitas Islam Zainul Hasan Genggong kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing melalui pelaksanaan Ujian Tesis Tahap III Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S-2 PAI) Pascasarjana Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar pada Minggu, 17 Mei 2026 di Aula Pascasarjana Lantai 4 UNZAH.
Momentum akademik tersebut berlangsung khidmat, ilmiah, sekaligus penuh makna, karena menjadi gerbang akhir perjuangan mahasiswa magister dalam menyelesaikan studi pada jenjang Pascasarjana. Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Ahmad Fauzi, M.Pd. menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta ujian tesis yang berhasil menuntaskan tahapan akademik dengan penuh dedikasi dan perjuangan.
Dalam pelaksanaan ujian, Prof. Ahmad Fauzi hadir sebagai Penguji Kedua bersama jajaran tim penguji akademik lainnya, yakni Assoc. Prof. Dr. Abdul Aziz Wahab, CH., CHT., BA., M.Ag., Dr. H. Imam Bukhori, S.Hum., M.Pd.I., serta Dr. Ainur Rofiq Sofa, M.Pd..
Adapun mahasiswa yang mengikuti Ujian Tesis Tahap III tersebut yakni Sukandarman, Saifullah, Umi Nisa’il Karimah, Miftahul Hasan, Mohammad Nurhamsalim, dan M. Romli. Setelah dinyatakan lulus, para peserta berhak menyandang gelar akademik Magister Pendidikan (M.Pd.) pada bidang Pendidikan Agama Islam.
Prof. Ahmad Fauzi menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan tesis bukan sekadar capaian administratif akademik, melainkan simbol lahirnya tanggung jawab intelektual dan moral di tengah masyarakat. Ia mengapresiasi ketekunan mahasiswa yang mampu melewati proses penelitian ilmiah dengan penuh kesungguhan.
“Gelar magister bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi amanah keilmuan yang harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian nyata kepada umat, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang manfaat, penuh keberkahan, dan terus memberi cahaya bagi kemajuan Pendidikan Agama Islam,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap lulusan Pascasarjana UNZAH mampu tampil sebagai akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam integritas, spiritualitas, dan nilai-nilai keislaman.
Pelaksanaan Ujian Tesis Tahap III ini menjadi bukti nyata keseriusan Pascasarjana UNZAH dalam menjaga mutu akademik serta melahirkan lulusan magister yang kompetitif, visioner, dan adaptif terhadap dinamika pendidikan Islam di era modern dan digital.
Dengan semangat penguatan kualitas akademik dan pengabdian berbasis nilai-nilai pesantren, Pascasarjana UNZAH terus memperkokoh posisinya sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang progresif, moderat, dan berorientasi pada kemajuan umat dan bangsa.
Reporter : SS
Kontributor : rfq
Editor : Kabiro Kab/Kota Probolinggo

