R-Semeru.com | Situbondo – Komitmen memperkuat mutu pendidikan tinggi Islam terus ditunjukkan Pascasarjana Universitas Islam Zainul Hasan Genggong melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Ahmad Sibawayhie, perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Wafa Demung Besuki Situbondo, Senin (11/04/2026).
Bertempat di Aula STAIAS Situbondo, penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam mempererat jejaring akademik antar perguruan tinggi Islam berbasis pesantren, sekaligus memperkuat implementasi tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia.
Direktur Pascasarjana UNZAH, Dr. H. Imam Bukhori, menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar seremonial kelembagaan, melainkan ikhtiar nyata dalam membangun peradaban pendidikan Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
> “Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat mutu akademik dan pengembangan kelembagaan. Kami berharap lahir berbagai program kolaboratif yang produktif, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi dosen, mahasiswa, maupun masyarakat luas,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) Pascasarjana UNZAH, Dr. Ainur Rofiq Sofa, menilai MoU tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring akademik berbasis nilai-nilai pesantren dan Islam moderat.
Menurutnya, sinergi antar kampus Islam sangat dibutuhkan di tengah tantangan globalisasi pendidikan yang semakin kompetitif.
> “Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat kegiatan seminar ilmiah, penelitian kolaboratif, publikasi akademik, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNZAH, Dr. Mahfudz, turut mengapresiasi terjalinnya sinergi kelembagaan tersebut. Ia menilai kolaborasi antar perguruan tinggi menjadi salah satu kunci penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi Islam yang berkualitas dan inklusif.
> “Sinergi ini bukan hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka peluang besar dalam pengembangan akademik serta peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat,” katanya.
Di pihak lain, Ketua STAI Ahmad Sibawayhie, Himamy Zahrotul Masruroh, menyampaikan apresiasi dan optimisme atas terjalinnya kerja sama tersebut.
> “Kami menyambut baik kemitraan ini sebagai langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam. Semoga kerja sama ini mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang bermanfaat, progresif, dan berkelanjutan bagi kedua institusi,” tuturnya.
Dengan terjalinnya MoU tersebut, kedua lembaga diharapkan mampu membangun hubungan akademik yang semakin kuat, produktif, dan visioner, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia.
Reporter : SS
Kontributor : rfq
Editor : Kabiro R-Semeru.com Kab/Kota Probolinggo
