-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polres Kendal dan FKUB Bahas Langkah Strategis Redam Potensi Gangguan Kamtibmas

Friday, 8 May 2026 | 20:17 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-08T13:17:24Z

 


R_Semeru.com | Kendal - Dalam upaya memperkokoh kerukunan umat beragama dan menjaga kondusivitas wilayah, Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto, SIK, MH, menggelar kegiatan audensi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dilaksanakan di Ruang Kerja Kapolres pada Jumat, 08 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua FKUB Kabupaten Kendal KH. Sajidin Noor, Kasat Binmas AKP Agus Supriyadi, Kasat Intelkam IPTU Septyan Rangga Okky Saputra, serta jajaran anggota FKUB lainnya.


Dalam dialog tersebut, FKUB menyampaikan berbagai aspirasi dan keprihatinan terkait kondisi sosial yang tengah berkembang di tengah masyarakat Kendal. Para tokoh agama menyoroti maraknya praktik judi online, penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, hingga peredaran minuman keras yang meresahkan. Selain itu, dibahas pula persoalan mendasar seperti tingginya angka pernikahan dini yang berimplikasi pada meningkatnya kasus perceraian di usia muda. 


Untuk mendukung pembinaan sosial dan keagamaan, FKUB menekankan perlunya edukasi kepada masyarakat yang berbasis pada data dan fakta statistik tanpa mencantumkan identitas pribadi.


Selain menyoroti isu penyakit masyarakat, pertemuan ini juga membahas langkah-langkah pencegahan dan antisipasi keamanan terkait keberadaan pekerja migran serta Tenaga Kerja Asing (TKA). Hal ini dipandang penting guna memastikan tidak adanya potensi konflik sosial maupun gangguan kamtibmas di tengah masyarakat akibat perbedaan budaya maupun isu ketenagakerjaan. Sinergitas antara seluruh elemen dianggap menjadi kunci utama agar kehadiran tenaga kerja tersebut tidak menimbulkan gesekan di wilayah Kendal.


Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto menegaskan bahwa seluruh persoalan sosial tersebut memiliki dampak langsung terhadap stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, diperlukan kerja sama yang solid antara Polri, Pemerintah Daerah, pihak Imigrasi, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah secara komprehensif. Kapolres berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan dari para tokoh agama demi menjamin rasa aman bagi seluruh warga.


Sebagai langkah konkret, Polres Kendal akan meningkatkan deteksi dini dan monitoring terhadap keberadaan pekerja migran maupun TKA melalui koordinasi lintas sektoral yang lebih intensif dengan Pemda dan perusahaan pengguna tenaga kerja. 


Selain itu, Polri akan mengoptimalkan patroli dialogis serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu SARA dan berita hoaks. Perusahaan juga didorong untuk memberikan orientasi mengenai budaya lokal dan aturan hukum di Indonesia kepada para TKA, sehingga keharmonisan di lingkungan kerja maupun masyarakat tetap terjaga dengan baik.


Kontributor: antt

×
Berita Terbaru Update