R_Semeru.com | Probolinggo - Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan 2.100 butir telur kepada tujuh pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo yang sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan telur AHE (Afkir Hatching Egg) atau telur afkir, Selasa (9/6/2026). Bantuan tersebut berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Charoen Pokphand yang totalnya mencapai 2.400 butir telur.
Tujuh pondok pesantren penerima bantuan tersebut meliputi Pondok Pesantren Kholiliyah Al Mubarokah Kecamatan Maron, Pondok Pesantren Assyarbani, Pondok Pesantren Tarbiyatus Salafiyah, Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin dan Pondok Pesantren Darul Mukhlasin di Kecamatan Tegalsiwalan serta Pondok Pesantren Nuriddahlani dan Pondok Pesantren Nazhatul Tholib di Kecamatan Banyuanyar.
Sementara sebanyak 300 butir telur sisanya dibagikan kepada masyarakat kurang mampu. Telur tersebut dikemas masing-masing 10 butir per plastik dan disalurkan kepada kaum dhuafa, tukang becak, pedagang kecil hingga warga yang dinilai layak menerima bantuan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan penyaluran bantuan telur tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan pondok pesantren dan masyarakat.
Diperta Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan telur dari CSR PT Charoen Pokphand ke pondok pesantren. (Foto : Diperta)
“Tujuan kami mendistribusikan telur CSR dari PT Charoen Pokphand ini yang pertama adalah untuk menjalin silaturahmi dengan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Probolinggo. Kedua, sebagai bentuk tali asih dari Dinas Pertanian kepada para santri yang sedang menimba ilmu di pondok pesantren. Ketiga, mempererat hubungan dan silaturahmi dengan para pengurus pondok pesantren,” katanya.
Menurut Niko, telur merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh dan memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk menunjang kesehatan tubuh. Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi para santri maupun masyarakat penerima manfaat.
“Kami berharap dengan berbagi telur ini, para santri, pengurus pondok pesantren, guru madrasah dan seluruh penerima manfaat dapat tetap sehat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Telur mengandung protein yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menunjang pertumbuhan, menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh,” jelasnya.
Lebih lanjut Niko menyampaikan apresiasi kepada PT Charoen Pokphand yang telah memberikan dukungan melalui program CSR sehingga bantuan tersebut dapat tersalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto memimpin penyaluran bantuan telur ke pondok pesantren. (Foto : Diperta)
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat. Kami berharap kerja sama yang baik antara dunia usaha dan pemerintah daerah dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas,”tungkasnya.
Reporter: Agus


