-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dua Pelaku Perampokan di Warung Senduro Berhasil Ditangkap Polres Lumajang, Dua Pelaku Lainnya Buron

Friday, 19 June 2026 | 20:53 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-19T13:53:53Z

 


R_Semeru.com | Lumajang - Polres Lumajang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di sebuah warung milik warga di Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Dalam kasus tersebut, polisi telah mengamankan dua dari empat pelaku yang diduga terlibat dalam aksi perampokan.


Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Korban diketahui bernama Siti India, pemilik warung yang menjadi sasaran para pelaku.

"Pada hari ini kami melaksanakan rilis terkait pengungkapan kasus yang diduga merupakan pencurian dengan kekerasan atau yang sering dikenal masyarakat sebagai perampokan. Kejadian ini terjadi pada tanggal 13 Juni 2026 di wilayah Kecamatan Senduro," ungkap Kapolres saat konferensi pers.Jumat (19/6/2026)


Menurut Kapolres, terdapat empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Namun hingga kini polisi baru berhasil menangkap dua tersangka berinisial MY dan FM.

"Kami telah berhasil mengamankan dua orang tersangka, yakni MY dan FM. Keduanya berperan sebagai eksekutor dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran," ujarnya.


Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa satu gelang emas, satu cincin emas, lima butir emas, pakaian yang digunakan saat beraksi, serta sejumlah nota pembelian emas.

"Aksi perampokan bermula ketika kedua tersangka berpura-pura membeli rokok di warung korban. Saat situasi dinilai aman, keduanya langsung melompati etalase dan membekap korban," jelas Kapolres. 


Lanjut Kapolres, setelah masuk ke dalam warung, kedua pelaku langsung membekap korban agar tidak melakukan perlawanan. Mereka kemudian mengambil uang tunai dan perhiasan emas yang sebelumnya sudah diketahui lokasi penyimpanannya. 

"Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pelaku dan korban saling mengenal. Kondisi tersebut memudahkan para pelaku mengetahui kebiasaan korban serta lokasi penyimpanan uang dan perhiasan. Kami mendapatkan informasi bahwa antara korban dan pelaku saling mengenal. Hal itu yang memudahkan pelaku mengetahui tempat penyimpanan barang berharga milik korban sehingga aksi kejahatan dapat direncanakan sebelumnya," lanjut Kapolres.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa uang tunai sekitar Rp11 juta dan perhiasan emas seberat kurang lebih 50 gram dengan kadar 23 karat.

"Uang tunai yang diambil sekitar Rp11 juta. Sedangkan emas hasil curian dijual kepada seseorang dengan harga sekitar Rp70 juta. Nilai itu berada di bawah harga sebenarnya karena diduga ingin cepat terjual," terang Kapolres. 


Meski tidak mengalami luka serius, korban sempat mengalami tindakan kekerasan berupa pembekapan saat kejadian berlangsung.

"Tidak ada luka fisik yang serius, namun korban dibekap agar tidak melakukan perlawanan saat para pelaku menjalankan aksinya," tambahnya.


Terkait motif kejahatan, Kapolres mengungkapkan bahwa faktor ekonomi menjadi alasan utama para pelaku melakukan aksi perampokan. Selain itu, hasil pemeriksaan juga menemukan adanya keterkaitan dengan aktivitas judi online.

"Motifnya lebih kepada faktor ekonomi. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui sebagian uang hasil kejahatan digunakan untuk aktivitas judi online. Hal ini masih kami dalami lebih lanjut karena para tersangka juga sedang kami periksa terkait kemungkinan keterlibatan pada perkara lain," pungkas AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Sementara itu, polisi terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang hingga kini masih buron.


Reporter: bas & tim

×
Berita Terbaru Update