R-Semeru.com | Kraksaan – Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. Di tengah semangat membangun generasi unggul dan berdaya saing, salah satu mahasiswi Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) Pascasarjana UNZAH berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih Medali Emas (Gold Medal) pada ajang National Science Olympiad (NSO) Season 7 Tahun 2026 bidang Bahasa Indonesia.
Adalah Jannatul Firdausiyah, sosok mahasiswi yang berhasil mengharumkan nama almamater setelah menunjukkan performa luar biasa di tengah ketatnya persaingan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di seluruh Indonesia.
Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Global Youth and Peace Education Movement Indonesia bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya tersebut, Jannatul Firdausiyah sukses meraih nilai dengan predikat A+, sekaligus mengantarkannya sebagai salah satu peraih medali emas nasional.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa kampus berbasis pesantren mampu tampil unggul, kompetitif, dan berprestasi di tingkat nasional tanpa kehilangan identitas keislaman, intelektualitas, dan karakter yang menjadi ruh pendidikan di UNZAH Genggong.
Rektor UNZAH Genggong, Assoc. Prof. Dr. Abdul Aziz Wahab, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas capaian membanggakan tersebut.
> "Prestasi ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi seluruh keluarga besar UNZAH. Keberhasilan Jannatul Firdausiyah membuktikan bahwa mahasiswa UNZAH memiliki kapasitas, kualitas, dan daya saing yang mampu diperhitungkan di tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani bermimpi, bekerja keras, dan mengukir prestasi terbaik," ungkapnya.
Menurut Rektor, prestasi tersebut sekaligus menjadi indikator bahwa budaya akademik yang dibangun di lingkungan UNZAH terus bergerak ke arah yang positif dan produktif.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UNZAH, Dr. H. Imam Bukhori, menilai keberhasilan tersebut sebagai buah dari proses panjang yang dijalani dengan kesungguhan, kedisiplinan, dan komitmen tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
> "Tidak ada prestasi yang lahir secara instan. Di balik sebuah medali emas terdapat perjuangan, pengorbanan, dan ketekunan yang luar biasa. Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat belajar yang tinggi akan selalu menemukan jalannya menuju kesuksesan," tuturnya.
Hal senada disampaikan Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UNZAH, Dr. Ainur Rofiq Sofa. Menurutnya, capaian tersebut menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan produktivitas akademik dan budaya prestasi.
> "Prestasi ini mengajarkan bahwa keberhasilan adalah perpaduan antara ikhtiar, doa, konsistensi, dan keberanian untuk terus berkembang. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk melampaui batas dirinya dan menorehkan prestasi di berbagai bidang," ujarnya.
Di balik gemerlap medali emas yang diraihnya, Jannatul Firdausiyah mengaku menyimpan rasa syukur yang mendalam. Baginya, penghargaan tersebut bukan hanya hasil kerja keras pribadi, melainkan buah dari doa dan dukungan banyak pihak.
Dengan mata berbinar penuh haru, ia mempersembahkan prestasi tersebut kepada kedua orang tua, para guru, dosen, dan seluruh keluarga besar UNZAH Genggong yang selama ini menjadi sumber motivasi dalam perjalanan akademiknya.
> "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Medali emas ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya, para guru, dosen, serta keluarga besar UNZAH yang selalu memberikan doa, dukungan, dan semangat. Semoga ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ungkapnya.
Keberhasilan ini semakin mempertegas bahwa mahasiswa UNZAH Genggong tidak hanya tumbuh sebagai pembelajar di ruang kuliah, tetapi juga sebagai insan akademik yang mampu menunjukkan kapasitas intelektualnya di panggung nasional.
Lebih dari sekadar raihan medali, prestasi Jannatul Firdausiyah merupakan simbol dari semangat pantang menyerah, kerja keras, dan keyakinan bahwa mimpi besar dapat diwujudkan oleh siapa saja yang berani berjuang. Sebuah capaian yang tidak hanya mengharumkan nama almamater, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan menghadirkan kontribusi terbaik bagi bangsa dan peradaban.
Reporter : SS
Kontributor : rfq
Editor : Kabiro R-Semeru.com Kab/Kota Probolinggo
