-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Puncak Festival Segoro Topeng Kaliwungu Melibatkan 500 Penari Muda, Bupati Lumajang: Menjadi Investasi Pelestarian Budaya Lumajang

Sunday, 28 June 2026 | 23:39 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-28T16:39:05Z

 


R_SEMERU.COM |Lumajang - Pelestarian budaya tidak hanya ditentukan oleh banyaknya festival yang digelar, tetapi juga oleh lahirnya generasi muda yang mengenal, mencintai, dan mampu mewariskan seni tradisi kepada generasi berikutnya. Semangat itulah yang ditunjukkan melalui keterlibatan 500 penari muda dalam puncak Segoro Topeng Kaliwungu dan Jaran Kencak 2026 di Pantai Watu Pecak Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (28/6/2026).


Sebanyak 500 penari tersebut merupakan hasil seleksi dari sekitar 1.100 peserta yang berasal dari 114 sekolah dan 29 sanggar tari di Kabupaten Lumajang. Setelah melalui proses kurasi dan pembinaan, mereka tampil dalam pertunjukan kolosal yang mengangkat kekayaan budaya daerah.


Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan keterlibatan ratusan pelajar dan generasi muda menjadi investasi jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan seni budaya daerah.


"Pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui festival atau pertunjukan. Yang paling penting adalah menanamkan rasa memiliki kepada generasi muda. Ketika mereka memahami makna budaya daerahnya, di situlah warisan budaya akan terus hidup," ujar Bunda Indah.


Menurutnya, proses latihan yang dijalani para peserta bukan sekadar mempersiapkan pertunjukan, tetapi juga membentuk karakter melalui kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap budaya daerah.


Keikutsertaan sekolah, sanggar tari, seniman, guru, dan orang tua menunjukkan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk memastikan regenerasi pelaku seni terus berlangsung di Kabupaten Lumajang.


Selain menghasilkan pertunjukan berkualitas, pembinaan yang dilakukan juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal sejarah, filosofi, dan nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter.


Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap semakin banyak generasi muda tumbuh sebagai pelestari budaya sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan kekayaan seni tradisi Lumajang kepada masyarakat yang lebih luas. 



Reporter: juki

×
Berita Terbaru Update