-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ratusan Personel Gabungan Amankan Alas Trail Run 2026 di Ranupani, Ribuan Pelari Jelajahi Jalur Semeru

Monday, 1 June 2026 | 14:17 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-01T07:17:48Z

 


R_Semeru.com | Lumajang – Personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat melaksanakan pengamanan kegiatan Alas Trail Run 2026 yang digelar di kawasan Rest Area Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Minggu (31/5/2026).


Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan olahraga lari lintas alam tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.


Kegiatan Alas Trail Run 2026 merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh panitia Gimbal Alas Indonesia dan menjadi salah satu event olahraga alam yang menarik minat peserta dari berbagai daerah. 



Dengan mengambil lokasi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), para peserta disuguhkan tantangan medan pegunungan, hutan, hingga jalur perbukitan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta olahraga trail run.


Dalam pengamanan kegiatan tersebut, personel gabungan yang diterjunkan terdiri dari anggota Sat Samapta Polres Lumajang, Polsek Senduro, Koramil Senduro, Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Satpol PP Kabupaten Lumajang, Linmas, serta didukung sekitar 150 orang panitia pelaksana yang ditempatkan di berbagai titik lintasan dan lokasi strategis.


Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh mulai dari titik keberangkatan, jalur lintasan, hingga area finish guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun kendala yang mungkin terjadi selama kegiatan berlangsung.


“Kami bersama personel gabungan melaksanakan pengamanan dan pemantauan di seluruh rangkaian kegiatan Alas Trail Run 2026. Fokus kami adalah memastikan keselamatan peserta, kelancaran jalannya kegiatan, serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Wahono di sela-sela kegiatan.


Ia menjelaskan, panitia dan petugas telah melakukan berbagai persiapan sebelum perlombaan dimulai, termasuk pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh peserta. 


Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pelari berada dalam kondisi fisik yang layak mengingat medan yang dilalui cukup menantang dan membutuhkan stamina prima.


“Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan mereka siap mengikuti perlombaan dan meminimalkan risiko gangguan kesehatan selama berada di lintasan,” jelasnya.


Pada pelaksanaannya, peserta dibagi dalam empat kategori jarak tempuh dengan waktu start yang berbeda. 



Untuk kategori 50 kilometer, peserta diberangkatkan pada pukul 01.00 WIB dengan rute yang melintasi Ranupani, Ranu Kumbolo, Tanjakan Ayek-ayek, Cemoro Kandang, Ngadas, Jemplang, Lautan Pasir, P30, B29, Bantengan, Ranu Regulo, dan kembali finis di Rest Area Ranupani.


Sementara itu, kategori 32 kilometer diberangkatkan pukul 05.00 WIB dengan rute Ranupani, Ranu Kumbolo, Tanjakan Ayek-ayek, Ngadas, Ranu Regulo, dan finis di Rest Area Ranupani.


Untuk kategori 18 kilometer, peserta memulai perlombaan pada pukul 06.00 WIB dengan rute Ranupani, Ranu Kumbolo, Tanjakan Ayek-ayek, dan kembali ke garis finis di Rest Area Ranupani.


Sedangkan kategori 8 kilometer diberangkatkan pukul 07.00 WIB dengan rute Ranupani, Kantor TNBTS, Ranu Regulo, dan finis di Rest Area Ranupani.


Menurut AKP Wahono, jalur yang dilalui para peserta memiliki karakteristik berbeda-beda, mulai dari jalur pendakian, jalan setapak di kawasan hutan, hingga medan terbuka di kawasan pegunungan. Oleh karena itu, petugas pengamanan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memberikan bantuan apabila diperlukan.


“Kami telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk panitia dan petugas lapangan, agar setiap perkembangan di jalur dapat dipantau dengan baik. Keselamatan peserta menjadi prioritas utama dalam kegiatan ini,” katanya.


Selain pengamanan, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas dan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat maupun wisatawan yang berada di sekitar kawasan Ranupani selama berlangsungnya kegiatan.


AKP Wahono menambahkan bahwa sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pengelola kawasan wisata, panitia, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan event berskala besar tersebut.


“Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh pihak, kegiatan Alas Trail Run 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kami mengapresiasi seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang turut mendukung suksesnya kegiatan ini,” ungkapnya.


Kehadiran personel gabungan di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mendukung suksesnya penyelenggaraan event olahraga alam yang menjadi salah satu agenda tahunan di Kabupaten Lumajang tersebut.


Reporter: juki

×
Berita Terbaru Update