-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

UNZAH Review Kurikulum S2 PAI, Jawab Tantangan Pendidikan Masa Depan

Monday, 8 June 2026 | 21:50 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-08T14:50:43Z

 


R-Semeru.com | Kraksaan – Komitmen untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, relevan, dan responsif terhadap dinamika zaman kembali ditunjukkan oleh Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Zainul Hasan Genggong melalui kegiatan Review Kurikulum Tahun Akademik 2026–2027 yang digelar di Lantai IV Gedung Pascasarjana UNZAH, Senin (8/6/2026).


Forum akademik tersebut menjadi momentum strategis dalam menata arah pengembangan Program Studi S2 PAI agar semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, transformasi teknologi pendidikan, kebutuhan dunia kerja, serta tantangan pendidikan Islam di era global.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana UNZAH, Dr. H. Imam Bukhori, didampingi Wakil Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Ahmad Fauzi. Sementara pemaparan desain dan pengembangan kurikulum disampaikan oleh Ketua Program Studi S2 PAI, Dr. Ainur Rofiq Sofa.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut akademisi dan pakar pendidikan, Dr. Irzak Yuliardy Nugroho, yang memberikan berbagai masukan strategis terkait penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), capaian pembelajaran lulusan, serta kebutuhan para pemangku kepentingan di dunia pendidikan.


Dalam sambutannya, Dr. Imam Bukhori menegaskan bahwa kurikulum merupakan jantung dari proses pendidikan yang harus terus diperbarui agar mampu menjawab perubahan dan tantangan masa depan.


> “Kurikulum tidak boleh berjalan di tempat. Ia harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Karena itu, Pascasarjana UNZAH berkomitmen menghadirkan kurikulum yang adaptif, inovatif, berorientasi mutu, sekaligus tetap berpijak kuat pada nilai-nilai keislaman dan tradisi kepesantrenan,” tegasnya.


Menurutnya, penyempurnaan kurikulum bukan sekadar memenuhi tuntutan regulasi pendidikan tinggi, melainkan bagian dari ikhtiar strategis untuk melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan kepemimpinan yang dibutuhkan masyarakat.


Sementara itu, Prof. Ahmad Fauzi menyoroti pentingnya integrasi antara penguasaan keilmuan, pemanfaatan teknologi digital, keterampilan riset, dan penguatan karakter dalam membentuk lulusan yang mampu beradaptasi di tengah perubahan yang begitu cepat.


> “Pendidikan Islam masa depan membutuhkan sosok akademisi dan praktisi yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi, inovasi, dan nilai-nilai moral dalam praktik pendidikan,” ujarnya.


Pada sesi presentasi, Dr. Ainur Rofiq Sofa memaparkan berbagai rancangan pengembangan kurikulum yang meliputi penyelarasan capaian pembelajaran lulusan, penguatan struktur mata kuliah, peningkatan budaya riset dan publikasi ilmiah, integrasi teknologi pembelajaran, serta penguatan kompetensi profesional lulusan Magister Pendidikan Agama Islam.


Ia menegaskan bahwa kurikulum yang dirancang harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat posisi Program Studi S2 PAI UNZAH di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.


> “Review kurikulum ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa setiap mata kuliah, setiap capaian pembelajaran, dan setiap proses akademik benar-benar memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Target kita bukan hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga inovatif, visioner, dan mampu menjadi agen perubahan di bidang pendidikan Islam,” jelasnya.


Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif. Berbagai gagasan, masukan, serta rekomendasi yang muncul dalam forum tersebut menjadi bahan penyempurnaan kurikulum agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dunia pendidikan, dan perkembangan keilmuan kontemporer.


Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UNZAH Genggong kembali menegaskan komitmennya untuk terus melakukan transformasi akademik secara berkelanjutan. Dengan kurikulum yang semakin berkualitas, relevan, dan berorientasi masa depan, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UNZAH optimistis mampu melahirkan lulusan yang unggul, profesional, berintegritas, serta mampu berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan Islam di tingkat nasional maupun internasional.


Reporter : SS

Kontributor : rfq

Editor : Kabiro R-Semeru.com Kab/Kota Probolinggo

×
Berita Terbaru Update