R_SEMERU, COM | Lumajang - Kamis 9/6 pagi, pukul 08.00. Pendopo kabupaten Lumajang mulai dipenuhi anak yatim dari 21 kecamatan. Mereka akan mengikuti cara santunan Baznas.
Persis jam 09.00 bupati, Wakil Bupati, Forkopimda dan undangan lain lmemasuki pendopo. Tepat jam tersebut dimulai.
Dalam sambutannya Bupati Indah Amperawati meminta anak yatim giat belajar untuk menyongsong masa depan.
"Anak-anak harus rajin belajar agar menjadi anak sukses dikemudian hari," ujar Bupati Lumajsng.
Ketua Baznas Lumajang Drs H. Nur Sjahid mengatakan anak yatim harus memiliki bekal ilmu agar sukses.
Dalam kesempatan tersebut dia mengucapkan terima kasih kepada ASN, PPK dan pekerja paruh waktu yang menyalurkan Infaq dan sedekahnya kepada Baznas.
"Santunan ini uangnya berasal dari para muzakki," jelasnya.
Sementara motivasi kepada anak yatim disampaikan oleh Wakil Ketua II, BAZNAS Kabupaten Lumajang, Suharyo SH yang memberikan penekanan bahwa jika ingin mencapai sukses harus memiliki 5 bekal yaitu : pertama, bekal iman.
Iman itu sifatnya fluktuatif, naik turun. Sebagaimana ditegaskan nabi Saw ," Al imanu yazidu wa yanqusu." Iman itu kadang naik kadang turun.
Bekal kedua, harus punya ilmu yang luas dan mendalam. Orang berilmu diangkat derajatnya oleh Allah.
Bekal ketiga, banyak amal saleh. Yang paling sederhana berupa senyum. Ini salah satu contoh sodakoh dan itu merupakan kebaikan.
Bekal keempat, punya keahlian agar nanti lebih bermanfaat di tengah masyarakat.
Bekal kelima, harus punya jaringan yang luas agar mendapat kesempatan untuk menangkap peluang yang ada.
Yoyo memberikan penekanan bahwa anak yatim tidak boleh pesimis. Karena dengan posisi yatim, Allah membukakan pintu kesuksesan.
Banyak orang sukses dari anak yatim jelas. Dia memberi contoh di Lumajang ada . Anak yatim yang menjadi camat. Ada juga yang menjadi Mayor Jenderal Purnawirawan.
"Maka jadilah anak yang selalu optimis perbanyak doa agar dapat bahagia dunia akhirat," tungkasnya.
Reporter: egaz & tim


