-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gerbang Seribu Diluncurkan, Kota Probolinggo Targetkan Lahirkan 10 Ribu Buku Karya Pelajar

Saturday, 8 August 2026 | 20:07 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-08T13:07:12Z

 


R_SEMERU.COM | PROBOLINGGO - Komitmen budaya membaca kembali ditegaskan Pemerintah Kota Probolinggo melalui peluncuran Gerakan Literasi Gerbang Seribu (Gerakan Literasi Sepuluh Ribu Buku) oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo, sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Literasi Nasional, Kamis pagi (6/8) di Aula SMP Negeri 9 Kota Probolinggo, Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Kanigaran.


Kedatangan wali kota dan para tamu undangan disambut barisan siswa-siswi dari ekstrakurikuler Pramuka, OSIS, Adiwiyata, PMR, dan Jurnalistik yang membentuk pagar betis kehormatan, dilengkapi atraksi semaphore. Sebanyak 115 penulis muda dari jenjang SD dan SMP negeri maupun swasta turut ambil bagian sebagai peserta program literasi.


Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin hadir didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Setyorini Sayekti, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Slamet Swantoro, para pengawas sekolah, serta jajaran perangkat di lingkungan Disdikbud.


Setyorini Sayekti menjelaskan, Program Gerbang Seribu bertujuan membangun budaya literasi sejak dini sekaligus meningkatkan kompetensi peserta didik dalam membaca, menulis, dan memanfaatkan literasi digital. Hasil karya para siswa nantinya akan diterbitkan dalam bentuk buku digital (e-book) yang tersimpan di perpustakaan digital Disperpusip


"Program ini menjadi salah satu praktik baik yang melibatkan guru dan peserta didik dalam menghasilkan karya tulis. Harapannya, mulai tahun depan hasil tulisan mereka sudah dapat diterbitkan dalam bentuk e-book sehingga dapat diakses lebih luas. Ini juga menjadi bagian dari program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam penguatan budaya literasi," ujarnya.


Sebagai tanda dimulainya program tersebut, dilakukan penandatanganan dokumen peluncuran Gerbang Seribu oleh Wali Kota Probolinggo. Penandatanganan itu sekaligus resmi menandai bergulirnya Gerakan Literasi Sepuluh Ribu Buku di Kota Probolinggo.


Sementara, Wali Kota dr. Aminuddin mengapresiasi lahirnya program yang dinilai mampu menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi yang gemar membaca, menulis, dan berkarya.


"Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membangun karakter, integritas, dan cara berpikir generasi muda. Saya mengajak seluruh anak-anak Kota Probolinggo memberikan sumbangsih terbaik melalui karya-karya yang lahir dari dunia pendidikan. Mari kita buktikan bahwa Kota Probolinggo mampu melahirkan penulis-penulis hebat," katanya.


Ia bahkan menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) apabila target penerbitan 10 ribu buku karya pelajar Kota Probolinggo berhasil diwujudkan.


"Dengan dukungan teknologi, karya anak-anak kita dapat diterjemahkan ke dalam bahasa internasional sehingga bisa dibaca oleh masyarakat dunia. Saya bangga kepada anak-anak Kota Probolinggo. Dari mereka lah akan lahir generasi unggul yang mampu membawa nama baik daerah sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa," tambahnya.


Rangkaian kegiatan Gerbang Seribu telah berlangsung sejak 4 hingga 6 Agustus, menghadirkan sejumlah narasumber dan pegiat literasi, di antaranya Sudarmanto, Sandi Purwanto, Ida Iyatul Uliyah, dan Riska Amalia yang membekali peserta dengan teknik menulis, penguatan budaya literasi, hingga pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran.


Salah seorang peserta, Fara, siswi SMP Negeri 1 Kota Probolinggo, mengaku bangga dapat mengikuti pelatihan literasi tersebut. Menurutnya, pengalaman itu menjadi bekal berharga untuk mewujudkan cita-citanya menulis sebuah buku.


"Saya senang mendapat kesempatan belajar langsung dari para narasumber. Semoga ilmu yang saya peroleh bisa menghasilkan buku yang baik dan bermanfaat. Saya juga ingin membagikan pengalaman ini kepada teman-teman di sekolah agar semakin banyak yang gemar menulis dan berkarya," ungkapnya.


Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menerima replika Kelabang Songo karya siswa SMP Negeri 4 Kota Probolinggo beserta buku berjudul "Kelabang Songo". Buku setebal 114 halaman itu mengulas sejarah, perkembangan, hingga eksistensi kesenian musik tradisional Kelabang Songo yang khas dengan irama alat musik duk-duk yang dimainkan secara serempak dan penuh semangat.


Reporter: agus

×
Berita Terbaru Update