-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang: Perkembangan AI Perlu Diikuti dengan Penguatan Literasi Digital Masyarakat Termasuk ASN

Thursday, 13 August 2026 | 23:01 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-13T16:01:16Z



R_Semeru.com | Lumajang - Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai membantu pekerjaan Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari menyusun kebutuhan pekerjaan hingga mendukung pengembangan aplikasi. Namun, kemudahan tersebut perlu diikuti kehati-hatian dalam menjaga keamanan data.


Kepala Bidang Aptika Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, An Samadikun, mengingatkan ASN agar tidak sembarangan memasukkan data pribadi maupun informasi penting ke dalam sistem AI ketika memanfaatkan teknologi tersebut untuk membantu pekerjaan.


Pesan itu disampaikan dalam Talkshow Jelita (Jelajah Informasi dan Berita) bertema “Pemanfaatan AI (Artificial Intelligence) untuk ASN” yang disiarkan Radio Suara Lumajang, Kamis (13/8/2026). Talkshow tersebut juga menghadirkan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang, Reza Hadi Kurniawan.


Menurut Samadikun, AI dapat memberikan kemudahan karena mampu membantu menyelesaikan pekerjaan dalam waktu lebih cepat. Namun, pengguna tetap perlu memahami informasi apa yang aman digunakan dan data apa yang harus dilindungi.


“AI bukan alat pengendali, tapi kita yang mengendalikan. Gunakan AI dengan bijak dan jangan disalahgunakan,” ujar Samadikun.


Ia secara khusus mengingatkan agar data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), email kantor, alamat, serta informasi penting lainnya tidak dimasukkan secara sembarangan ke sistem AI.


Kehati-hatian tersebut menjadi penting karena pemanfaatan AI dalam pekerjaan pemerintahan bersinggungan dengan berbagai informasi yang berkaitan dengan masyarakat maupun kelembagaan. Karena itu, kemudahan teknologi tetap perlu diimbangi dengan kesadaran pengguna terhadap keamanan informasi.


Selain menjaga data, Samadikun juga mengingatkan ASN agar tidak langsung menerima hasil yang diberikan AI. Setiap keluaran perlu diteliti, diverifikasi, dan disesuaikan kembali dengan kebutuhan sebelum digunakan.


Menurutnya, AI sebaiknya ditempatkan sebagai alat bantu, bukan pengganti penilaian manusia. Pengguna tetap harus mengetahui tujuan penggunaan teknologi, menentukan batas pekerjaan, serta bertanggung jawab terhadap hasil akhirnya.


Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang, Reza Hadi Kurniawan, menilai perkembangan AI perlu diikuti dengan penguatan literasi digital masyarakat, termasuk ASN.


Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi secara tepat menjadi bagian penting dari perkembangan literasi di era digital. 

"AI dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai karya positif, termasuk materi edukasi maupun aplikasi sederhana yang mendukung kebutuhan pelayanan masyarakat. Namun, pemanfaatan tersebut tetap membutuhkan kemampuan manusia untuk menentukan tujuan, memeriksa hasil, dan mengambil keputusan," ungkap Ketua Komisi A DPRD Lumajang. 


Dinas Kominfo Lumajang juga membuka ruang pembelajaran bagi ASN dan masyarakat yang ingin memahami pemanfaatan AI. Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu pengguna mengenali manfaat sekaligus batasan teknologi sebelum menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari.


Pemanfaatan AI pada akhirnya bukan hanya tentang seberapa cepat pekerjaan dapat diselesaikan, tetapi juga bagaimana teknologi digunakan secara aman, bertanggung jawab, dan sesuai kebutuhan.


Dengan menjaga data serta tetap melakukan pemeriksaan terhadap hasil AI, ASN diharapkan dapat memanfaatkan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.



Reporter: alief

×
Berita Terbaru Update