-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

DIBALIK PERNIKAHAN KAREL DAN RISMA, ADA SOSOK PEREMPUAN TEGAR PENUH INSPIRASI

Saturday, 24 October 2026 | 16:01 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-24T09:01:17Z

 


BONDOWOSO, R_SEMERU.COM - Sebuah janji nikah adalah janji tanpa syarat yang mengungkap kesetiaan, tidak hanya pada pasangan, tetapi juga peneguhan iman. Tidak hanya merencanakan pernikahan, pasangan juga harus mempersiapkan diri secara batin dan mental sebelum memasuki bahtera rumah tangga.


Seperti itulah yang terlihat pada pernikahan kudus Karel Zefanya Metanfanuan, putra dari Almarhum Yordanus Metanfanuan dan Ibu Pendeta Eva Metanfanuan, yang telah mempersunting wanita cantik asal Bojonegoro, Rahel Risma N. Berlianti, putri kandung Bapak Jumadi dan Ibu Anis Widyawati.


Keduanya mengucapkan janji setia untuk bersatu dalam ikatan keluarga kudus di Gereja GSJPDI Filadelfia Sumbersari, Maesan, Bondowoso, yang dipimpin oleh Pendeta Jhoni dari Prajekan Bondowoso, Sabtu (24/10/2026).

"Tuhan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya, Dia yang mempertemukan, Dia yang mengajarkan tentang kasih, kini Dia mempersatukan kami dalam pernikahan kudus," ungkap kedua mempelai penuh haru.


SOSOK IBU TANGGUH DI BALIK KEBAHAGIAAN ITU


Namun dibalik kebahagiaan pernikahan itu, ada sosok perempuan luar biasa yang patut menjadi inspirasi bagi semua orang: Ibu Pendeta Eva Metanfanuan.


Perempuan asli Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah ini adalah bukti nyata ketangguhan seorang ibu tunggal (single mom) yang sukses membesarkan dua anaknya tanpa suami.


Menjalani peran ganda sebagai kepala keluarga sekaligus pejuang rumah tangga bagi kedua anaknya, Keysha dan Karel, bukanlah hal yang mudah.

"Satu tangan membangun masa depan, tangan lain memeluk dua buah hati. Suksesmu adalah bukti bahwa kemandirian dan kasih ibu mampu menaklukkan segala tantangan. Ibu yang luar biasa!" ujar Pendeta Gideon Maleta asal Jember, yang hadir dalam acara tersebut.


Dengan penuh haru, Pendeta Eva menyampaikan rasa syukurnya:

"Terima kasih Tuhan, saya harus bersuka cita demi anak-anak, dan tetap semangat. Saya percaya Tuhan dan bersama-Nya, pasti membantu kami dan umat yang ada di sini," tuturnya.


Pernikahan Karel dan Risma bukan hanya tentang dua insan yang dipersatukan, tetapi juga tentang buah dari doa, air mata, dan perjuangan panjang seorang ibu yang tidak pernah menyerah.


Pewarta: M. Rozi

×
Berita Terbaru Update