-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

AS Dekati Oposisi Kurdi di Tengah Ketegangan Iran

Thursday, 5 March 2026 | 19:05 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-05T12:05:35Z


​R_Semeru.com I TEHERAN / WASHINGTON – Laporan intelijen terbaru mengonfirmasi adanya komunikasi intensif antara Amerika Serikat dan kelompok oposisi Kurdi Iran yang berbasis di Irak Utara. Langkah ini diduga kuat sebagai strategi Washington untuk memicu pemberontakan domestik guna memperlemah stabilitas Teheran dari dalam.


Pejabat militer AS dilaporkan telah bertemu dengan pemimpin faksi Kurdi (seperti PAK dan faksi lainnya) untuk membahas dukungan logistik, peralatan komunikasi canggih, dan pelatihan taktis.


Langkah ini menyusul eskalasi militer besar-besaran oleh AS dan Israel yang menargetkan infrastruktur strategis di Iran pada akhir Februari 2026.


Analis menilai dukungan terhadap etnis minoritas bertujuan untuk memecah fokus Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang saat ini sedang menangani pertahanan udara dan ancaman eksternal.


​Para pengamat geopolitik memperingatkan bahwa langkah mempersenjatai kelompok oposisi dapat memicu:


​Perang Saudara: Potensi konflik horizontal yang berkepanjangan di wilayah Iran Barat.


​Ketegangan Regional: Risiko gesekan diplomatik dengan Turki dan Irak yang memiliki kekhawatiran serupa terhadap pergerakan kemerdekaan Kurdi.


​Krisis Kemanusiaan: Gelombang pengungsi besar-besaran menuju perbatasan Irak dan Turki jika pemberontakan bersenjata benar-benar pecah.


Gedung Putih belum memberikan konfirmasi resmi terkait detail bantuan senjata, namun menegaskan komitmennya untuk "mendukung aspirasi rakyat Iran" dalam menentukan masa depan pemerintahan mereka pasca-hilangnya kepemimpinan pusat di Teheran.

Kontributor: Hagia Sofia

×
Berita Terbaru Update