-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

LPG Langka, Bupati Lumajang Sidak SPPE: "Jangan Main-Main, Saya Sikat Penimbun!"

Monday, 23 March 2026 | 16:24 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-23T09:24:13Z

 

Foto: Bupati Lumajang Indah Amperawati, M.Si


R_Semeru.com I Lumajang – Kelangkaan gas LPG 3 kg di Kabupaten Lumajang kian meresahkan warga. Kesulitan mendapatkan tabung melon ini memicu kepanikan di berbagai wilayah, salah satunya di Desa Denok.


Seorang warga Denok mengungkapkan keresahannya kepada media setelah berjam-jam mencari gas namun tak kunjung membuahkan hasil. "Saya sudah mencari ke mana-mana tidak nemu gas, terus harus masak pakai apa?," ungkapnya dengan nada panik dan resah.


Menanggapi situasi yang kian memanas, Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati, M.Si ( Bunda Indah) segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Elpiji (SPPE) untuk memastikan ketersediaan stok dan jalur distribusi.



Peringatan Keras untuk Agen dan Pangkalan:

Dalam sidak tersebut, Bunda Indah menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi oknum mana pun untuk menghambat distribusi gas ke masyarakat. 


Ia memperingatkan dengan keras agar tidak ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kesulitan warga.

 "Saya ingatkan ya: agen, pangkalan, pengecer, tidak boleh menahan, tidak boleh menimbun! Wis, Polres melalui Polsek-polseknya akan datang. Ojo macem-macem lek saiki (Jangan macam-macam kalau sekarang)," tegas Bunda Indah.


Stok Melimpah, Distribusi Dipercepat:

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, pasokan gas sebenarnya terus mengalir. Saat ini tersedia stok sebanyak 65 Metrik Ton (MT), dengan tambahan pasokan baru sebesar 40 MT yang masuk hari ini.


Bunda Indah menjelaskan bahwa tingginya kebutuhan masyarakat menjadi salah satu faktor, namun proses pengisian terus dikebut. "Hari ini tadi pagi sudah datang lagi pasokan, itu mulai pengisian, kita lihat bersama-sama. Sebentar lagi ini sudah distribusi, ada sekitar 39.000 tabung," jelasnya di lokasi pengisian.


Untuk mempercepat penyaluran, sebanyak 22 armada dari SPPE telah disiapkan untuk segera meluncur ke titik-titik distribusi. 


Dengan langkah cepat ini, diharapkan dampak kelangkaan dapat segera teratasi dan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan gas untuk kebutuhan sehari-hari.


Reporter: alief

×
Berita Terbaru Update