-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Prof. Dr. Alwan Sri Kustono: Baznas Lumajang Semakin Besar dan Terpercaya

Tuesday, 14 July 2026 | 11:26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-14T04:26:20Z

 

Foto: Prof. Dr. Alwan menyerahkan Sertifikat Kepada Ketua Baznas Kabupaten Lumajang



R_SEMERU.COM | Lumajang - Bagaimana "potret" Baznas Kabupaten Lumajang? Prof. DR Alwan Sri Kustono MSi CA CPA Asian CPA dari kantor Akuntan Publik Habib Basyuni dan Rekan berpendapat sebagai  berikut ini.


Kesan kami Baznas Kabupaten Lumajang dari tahun ke tahun semakin tumbuh, besar, semakin amanah dan terperca dalam mengelola zakat, infaq dan sodakoh (ZIS).


*Artinya?*

Tingkat kepercayaan masyarakat dari tahun ke tahun terhadap Baznas Lumajang meningkat dalam pengelolaan zakat, infaq dan shodaqoh sangat kelihatan.


*Bukan bermaksud membandingkan, bagaimana posisi Baznas Lumajang di Jawa Timur?*


Kantor kami juga mengaudit beberapa Baznas di Jawa Timur. Kami melihat pengolaan Baznas Lumajang sangat bagus dan  terpercaya. Baznas Lumajang di Jawa Timur greatnya yang pertama.


Kami bisa menunjukkan pengelolaan dan transparansi hasil audit laporan keuangan bisa dipertanggungjawabkan.


Tapi jangan sampai opini audit itu menjadi tujuan. Sebab hasil audit adalah outcome dari sebuah proses tata kelola yang terus-menerus dilakukan dalam kurun waktu satu tahun.


Kami  melihat proses transparansi akuntabel pertanggungjawaban

penyaluran maupun penerimaannya dalam waktu satu tahun tentang laporan keuangan.


Tujuan audit adalah menguji apakah laporan keuangan itu wajar. Artinya memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan n dalam perbaznas. 


Kami melihat proses yang dilakukan Baznas Lumajang selama  satu tahun terakhir bisa dipertanggungjawabkan. 


Kami tidak menemukan sesuatu yang  menyebabkan kami tidak bisa menyatakan opini wajar tanpa pengecualian karena hal-hal yang spasial semuanya sudah dipenuhi oleh Baznas Lumajang.


Dengan bahasa lain

Baznas Lumajang opininya adalah wajar tanpa pengecualian (WTP).


Singkatnya, Baznas Lumajang hasil audit 2025 meraih WTP atau wajar tanpa pengecualian. 


Artinya pengelolaan Baznas Kabupaten Lumajang  tidak perlu diragukan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai standar yang ditetapkan regulasi di atas. 


*Mungkin ada catatan yang perlu difollow up-i?*


Bagaimanapun ini merupakan proses administrasi yang berkaitan dengan banyak orang, banyak tipikal, banyak individu dengan latar belakang baik pendidikan, sosial ekonomi yang berbeda-beda. 


Dalam proses penyaluran misalnya ada yang masih butuh akuntabilitas yaitu penerima zakat, infaq, serta sodaqah mestinnya melakukan proses yang menunjukkan dokumen yang bisa dipertanggungjawabkan. 


Tetapi jumlahnya tidak terlalu signifikan sehingga masih bisa diperbaiki.


Kemudian dalam tata kelola pelaporan keuangan juga ada beberapa akun yang harus dibentuk Baznas Lumajang untuk menampung aset yang sudah tidak terpakai.


 Hal itu nanti harus diverifikasi sehingga bisa dilakukan proses penghapusan atau kemudian pelelangan yang bisa dimanfaatkan lebih baik.


*Baznas Lumajang tidak pernah sepi kegiatan. Komentar Prof?*


Itu saya kira luar biasa.


*Di antaranya: santunan 420 anak yatim bersama Bupati dan Forkopimda, bersih-bersih telinga150 orang, Khitan massal 200 anak dan kegiatan lain yang menyentuh kepentingan masyarakat. Apa ini relevan dengan Baznas Prof?*


Karena pengumpulan maupun penyaluran Baznas Lumajang itu luar biasa, saya bisa katakan kegiatan itu bagus. 


Aktivitas yang berkaitan dengan masyarakat misalnya pemeriksaan kesehatan dan lain sebagainya, sepanjang seluruh kegiatan itu sudah direncanakan dalam RKAT hal itu sangat bagus karena membantu masyarakat baik dalam perekonomian maupun dalam kesehatan.


Dalam perekonomian ada program Lumajang makmur membantu UMKM. Program Lumajang Taqwa dst.*


Bagaimana tentang hal itu?


Baznas bisa bergerak jika proses pengumpulan mencukupi. Baznas lebih bermanfaat bagi masyarakat.


Agar terjadi peningkatan penerimaan dan agar Baznas lebih dikenal masyarakat perlu ada sosialisasi yang lebih masif.


Baznas mensosialisasikan dan,mengenalkan diri kepada masyarakat sehingga masyarakatm engetahui kemana kalau mau berzakat.


*Sosialisasi Baznas Lumajang melalui podcast Baznas dan Majalah Baznas serta sosmed.*


Iya itu sangat bagus. Nanti dikenal masyarakat di seluruh wilayah.


Reporter: hryo

×
Berita Terbaru Update