-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Babak Baru Kemenkeu di Tengah Telekuk Rp120 Triliun Danantara

Monday, 14 September 2026 | 22:21 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-14T15:21:27Z

 


​R_Semeru.com | Jakarta — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026). 


Suahasil, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih, ditunjuk untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.


​Rotasi di pucuk pimpinan Kementerian Keuangan ini langsung menyedot perhatian publik. Pasalnya, pergantian pejabat nomor satu di Kemenkeu tersebut terjadi di tengah polemik mengenai rencana setoran dana sekitar Rp120 triliun dari badan pengelola investasi Danantara ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.


​Sebab muasal sorotan publik bermula dari pernyataan Purbaya sebelum dilakukannya reshuffle. Purbaya sempat secara terbuka menyampaikan bahwa Danantara bakal menyetorkan dana sebesar Rp120 triliun kepada negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atas arahan langsung dari Presiden.


​Namun, pernyataan tersebut memicu kesimpangsiuran setelah CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa pihaknya belum pernah melakukan pembahasan internal terkait rencana penyetoran dana jumbo tersebut. 


Perbedaan statemen antara pengelola kebijakan fiskal dan pengelola aset negara ini pun menciptakan ketidakpastian mengenai realisasi dananya.


​Meski belum ada bukti bahwa pergantian menteri dipicu secara langsung oleh perbedaan klaim tersebut, rentetan peristiwa yang terjadi secara kronologis memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

​Kini, beban pembuktian dan kepastian kebijakan berada di tangan Suahasil Nazara. 


Publik dan pelaku pasar menantikan kejelasan mengenai nasib setoran Rp120 triliun tersebut—apakah target PNBP dari Danantara akan tetap berjalan sesuai rencana awal, mengalami penyesuaian nominal dan mekanisme, atau justru bakal dikaji ulang secara menyeluruh di bawah kepemimpinan baru.



Reporter: ambar

×
Berita Terbaru Update