-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Erupsi Gunung Anak Krakatau Memuat Sebaran Abu Vulkanik hingga Jabodetabek, Warga Ciledug dan Bekasi Lakukan Pembersihan Basah

Sunday, 6 September 2026 | 15:57 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-06T08:57:36Z

 


​R_Semeru.com | Jakarta — Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dilaporkan mengalami peningkatan signifikan sejak beberapa hari terakhir. Erupsi tersebut memicu hujan abu halus yang terbawa angin hingga menjangkau sejumlah wilayah di kawasan Jabodetabek, termasuk Ciledug (Tangerang) dan Bintara (Bekasi).

  

​Berdasarkan data pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Petugas Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, kolom abu vulkanik teramati membumbung dan bergerak melintasi batas provinsi. Fenomena ini menyebabkan lapisan debu vulkanik menipis hingga cukup tebal di area terbuka seperti teras rumah, atap, dan kendaraan warga.


​Sejumlah warga lokal melaporkan endapan abu terlihat jelas pada permukaan lantai dan benda-benda di luar ruangan sejak pagi hingga siang hari.


Karakteristik abu vulkanik yang berbeda dari debu rumah biasa—karena mengandung silika dan partikel tajam—mendorong imbauan penanganan khusus dari pihak berwenang guna mengantisipasi bahaya kesehatan serta kerusakan material.


​Masyarakat di kawasan terdampak diimbau untuk menjalankan langkah mitigasi mandiri berikut:


​Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD): Menggunakan masker (minimal N95 atau masker medis) dan kacamata pelindung (goggles) saat beraktivitas di luar ruangan untuk mencegah iritasi mata dan saluran pernapasan.  


​Teknik Pembersihan Basah (Wet Cleaning): Membasahi atau menyemprotkan air ke permukaan teras dan halaman sebelum dibersihkan. Hal ini penting untuk mencegah partikel mikro abu kembali melayang (resuspension).  


​Pengamanan Saluran Drainase: Mengumpulkan sisa abu ke dalam kantong tertutup dan tidak mengalirkannya langsung ke got atau saluran air agar tidak memicu penyumbatan saat mengendap.


​Perlindungan Akses Ruangan: Menutup pintu, jendela, serta celah ventilasi menggunakan kain basah guna menjaga kualitas udara di dalam rumah.  


​Pembersihan Kendaraan: Menyiram kendaraan menggunakan air mengalir terlebih dahulu sebelum diseka untuk menghindari goresan abrasif pada kaca dan cat. 

 

​Hingga berita ini diturunkan, status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga). Otoritas terkait terus memantau pergerakan arah angin dan mengimbau warga tetap tenang serta selalu mengikuti panduan resmi dari BMKG dan PVMBG.



Reporter: ambar & tim

×
Berita Terbaru Update