R_Semeru.com | Lumajang — Pemerintah Kabupaten Lumajang memperluas jangkauan layanan kesehatan masyarakat melalui program inovatif Dokter Muter. Inisiatif "jemput bola" ini dihadirkan untuk memastikan seluruh warga desa mendapatkan akses pemeriksaan medis secara langsung, cepat, dan tanpa terkendala jarak ke fasilitas kesehatan utama.
Pelaksanaan program tersebut meninjau Posyandu Anggrek di Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setormadu).
Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma hadir langsung untuk memantau jalannya pelayanan kesehatan bagi warga setempat.
Bupati Indah Amperawati menegaskan bahwa faktor geografis dan jarak tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi masyarakat desa untuk memperoleh hak kesehatan dasar.
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan tenaga medis profesional langsung ke tengah lingkungan tempat tinggal warga.
"Kami ingin pelayanan kesehatan benar-benar mendekat kepada masyarakat. Jangan sampai warga kesulitan mendapatkan pemeriksaan hanya karena jarak. Melalui Dokter Muter, tenaga kesehatan hadir langsung ke desa-desa," ujar Indah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma menilai perubahan paradigma pelayanan dari pasif menjadi proaktif sangat penting dalam merawat kesehatan publik.
Langkah pemerintah yang turun langsung ke lapangan dinilai efektif dalam mendeteksi dan menangani keluhan kesehatan warga sejak dini.
"Pelayanan seperti ini sangat penting karena pemerintah datang langsung ke masyarakat. Tidak hanya menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan, tetapi kita yang bergerak mendekat," tegas Yudha.
Optimalisasi fungsi posyandu di tingkat desa ini diharapkan dapat terus diperkuat sebagai garda terdepan pelayanan medis dasar.
Melalui strategi integrasi layanan berbasis komunitas ini, Pemkab Lumajang mempertegas komitmennya dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan ketahanan kesehatan masyarakat di seluruh pelosok daerah.
Reporter: yanuar
