-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Lumajang Guncang Asia! Feri Yudoyono dan Saiful Rijal Pulang Bawa 3 Medali dari Asian Games Aichi-Nagoya Jepang

Sunday, 11 October 2026 | 08:52 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-11T01:52:47Z

 


LUMAJANG, R_SEMERU.COM | Tiga medali dari panggung olahraga Asia kini menjadi milik Lumajang. Dua putra terbaik daerah ini, Feri Yudoyono  dari balap sepeda gunung dan Saiful Rijal  dari sepak takraw, sukses mengibarkan Merah Putih di Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang — membawa pulang satu perak dan dua perunggu untuk Indonesia.


Capaian ini bukan sekadar medali. Ini adalah bukti bahwa atlet dari kota kecil bisa mengalahkan raksasa Asia.


Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, para pahlawan olahraga itu diarak dari Museum Daerah menuju Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (9/10/2026). Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) menyambut langsung kedatangan mereka.


"Kami bangga atas perjuangan para atlet dan insan olahraga Lumajang. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berlatih, menjaga semangat, dan berani berkompetisi membawa nama daerah maupun Indonesia," ujar Bunda Indah.


"Prestasi lahir dari proses, kerja keras, dan kedisiplinan. Semoga perjuangan para atlet dan pelatih ini memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih baik," timpal Mas Yudha.


JATUH TAPI TIDAK MENYERAH


Feri Yudoyono meraih perunggu di nomor Men's Cross Country yang brutal. Di tengah lomba, ia terjatuh keras saat memasuki setengah putaran. Banyak yang menyangka perjuangannya selesai. Namun Feri bangkit, menahan sakit, dan terus mengayuh hingga finis.


"Perjuangannya memang susah, tapi dalam arti tidak ada kata menyerah. Saya berjuang sampai finis dan alhamdulillah dapat medali perunggu," kata Feri.


DUA MEDALI SEKALIGUS


Sementara itu, Saiful Rijal tampil luar biasa di sepak takraw. Ia meraih perak nomor kuadran putra setelah berhadapan dengan tuan rumah Jepang di final, dan perunggu nomor beregu putra.


Perjalanannya tidak instan. Empat bulan sebelumnya, Saiful gagal di World Cup Malaysia. Namun kekalahan itu justru menjadi bekal.


"Alhamdulillah saya senang sekali karena bisa mendapatkan dua medali, perak dan perunggu," ujarnya haru.


Saiful pun menitipkan pesan penting untuk Dispora dan KONI Lumajang: perbanyak turnamen lokal agar bibit baru bermunculan.


"Harapannya juga perbanyak turnamen yang dilakukan oleh Dispora atau KONI Lumajang biar ada generasi bibit baru yang bisa bertanding di kancah nasional maupun internasional," tegasnya.


Tak hanya mereka, Lumajang juga mengirim Zaenal Fanani yang finis peringkat ke-6 di Cross Country, dan Fathur Rahman yang menjadi pelatih gulat kontingen Indonesia.


Tiga medali ini adalah pesan untuk seluruh anak muda Lumajang: mimpi dari Lumajang bisa sampai ke Asia, bahkan Dunia. 



Reporter: yanuar

×
Berita Terbaru Update