-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mediasi Sengketa Lahan dengan PT. Multi Tambang Jaya Utama di Barito Timur Gagal: Perwakilan Perusahaan Walk Out.

Thursday, 13 August 2026 | 08:41 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-13T01:41:29Z

 


R_Semeru.com | Barito Timur, Kalimantan Tengah - Mediasi sengketa lahan antara yupelis dkk dengan PT.mutu.yang difasilitasi tim terpadu penanganan komplik sosial (PKS) Kabupaten Barito Timur gagal, pasal nya perwakilan perusahaan PT. Mutu Hermansyah meninggalkan ruang mediasi sebelum tercapai kesepakatan.


Hermansyah.pejabat legal PT.Mutu meninggalkan ruang mediasi diskors, padahal mediasi ini turut dihadiri utusan dari kantor Staf President (ksp) Dr.wawan Hari Purwanto Phd, Jum'at 7 Agustus 2026, kemaren.


Kehadiran Wawan yang diutus kepada ksp. Jendral TNI ( purn) Dudung Abdurahman untuk membantu proses penyelesaian sengketa lahan tersebut.


Mediasi yang dipimpin asisten 1 Setda Kabupaten Barito Timur Ari Panan Putut Lelu, S.H, dan dihadiri sejumlah pihak, baik dari kejaksaan, Kepolisian serta tim PKS Barito Timur.



Usai skors, saat mediasi dilanjutkan Hermansyah diketahui meninggalkan ruangan, pihak Pemda Barito Timur, berupaya menghubungi lewat telpon tapi tidak aktif ,sehingga mediasi tidak bisa diteruskan .


Ari Panan Putut Lelu, S.H, mengatakan sebenarnya mediasi hampir mencapai titik temunya, namun terhenti saat penyusunan berita acara. 

"Muncul perbedaan mendasar mengenai sengketa lahan yang akan dimasukan dalam dokumen," kata Ari Panan Putut Lelu, S.H.


Pihak yupelis dkk, meminta penyelesaian atas lahan nya seluas 67,11 .hektar yang belum dibayar oleh perusahaan PT.Mutu Lahan tersebut, berada diwilayah desa Malintut, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito timur, sepanjang 2 kilo meter.


"Pihak perusahaan PT multi tambang jaya utama.( Mutu) tidak menyetujui mediasi media dan redaksi berita acara yang memuat keseluruhan klam lahan yang diminta oleh pihak keluarga, "ujar Yupelis ke awak media.


Pewarta: abdulah dkk.

penulis  : usupriyadi & tim

×
Berita Terbaru Update