R_Semeru.com | Lumajang – Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso, S.H. menghadiri kegiatan sosialisasi dan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Kabupaten Lumajang tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pabrik Rokok CV Triloka, Dusun Maduran, Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, Rabu (12/8/2026).
Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian penyaluran bantuan berjalan aman, tertib dan lancar.
"Kami hadir untuk mengikuti sekaligus memastikan kegiatan sosialisasi dan penyaluran BLT DBHCHT berjalan aman, tertib dan lancar. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat selama kegiatan berlangsung," ujar AKP Wahono.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kepala Dinsos P3A Lumajang Andriono Krisna Murti, Kepala Disnaker Lumajang Subechan, Camat Senduro Sarjito Wibowo, Pj Danramil 0821/03 Senduro Kapten Czi Suharsono, Kepala Desa Sarikemuning Nawi, Direktur CV Triloka Anang Subagyo, serta para pekerja dan penerima manfaat BLT DBHCHT.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si menyampaikan bahwa BLT DBHCHT merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang menjadi sasaran program dari sektor tembakau dan industri hasil tembakau.
Pada 2026, Pemkab Lumajang menyalurkan BLT DBHCHT kepada 4.293 penerima manfaat. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu.
Adapun penerima manfaat tersebut terdiri dari 3.525 buruh tani tembakau, 250 buruh pabrik rokok baik bagian produksi maupun nonproduksi, 250 masyarakat korban bencana erupsi tahun 2025, serta 268 masyarakat kategori miskin.
Khusus di Pabrik Rokok CV Triloka, BLT DBHCHT disalurkan kepada 100 pekerja, baik yang menangani proses produksi maupun nonproduksi. Bantuan diserahkan secara tunai.
Direktur CV Triloka Anang Subagyo menyampaikan bahwa setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu. Ia juga menyebut jumlah penerima di pabrik tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, Bupati Lumajang berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari para pekerja dan keluarganya.
"Pemerintah berharap ke depan kesejahteraan para pekerja dan keluarganya semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat," kata Bunda Indah.
Menurutnya, keberadaan buruh pabrik rokok turut memberikan kontribusi terhadap aktivitas perekonomian daerah. Karena itu, sebagian manfaat dari penerimaan DBHCHT diupayakan dapat kembali dirasakan masyarakat.
AKP Wahono menambahkan, pihaknya bersama personel Polsek Senduro dan Koramil Senduro melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung.
"Kami mengimbau seluruh peserta dan penerima manfaat untuk mengikuti seluruh tahapan kegiatan dengan tertib. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan kondusif," katanya.
Penyerahan BLT DBHCHT secara simbolis dilakukan oleh Bupati Lumajang pada sekitar pukul 09.20 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah sebelum seluruh rangkaian acara berakhir sekitar pukul 09.50 WIB.
Reporter: alief


