-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Briefing Akhir di Secaba Rindam V/Brawijaya, Brigjen TNI Mukhamad Albar Bekali 249 Bintara Infanteri dengan Prinsip Jamu Jati Kendi

Tuesday, 6 October 2026 | 17:41 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-06T10:41:40Z



JEMBER, R_SEMERU.COM | Momen khidmat dan penuh makna mewarnai Briefing Akhir Pendidikan Kejuruan Infanteri Abituren Pendidikan Pembentukan Bintara (Dikjurba) TNI AD Gelombang III TA 2026.


Bertempat di Aula Jenderal Soedirman Secaba Rindam V/Brawijaya Jember, sebanyak 249 Bintara Siswa menerima pembekalan langsung dari Danrindam V/Brawijaya, Brigjen TNI Mukhamad Albar, S.E., M.M., pada Selasa pagi (06/10/2026).


Kegiatan ini menjadi penanda resmi berakhirnya tahap penggemblengan kecabangan Infanteri. Dalam arahannya, Brigjen TNI Mukhamad Albar menekankan pentingnya menerapkan seluruh dasar keprajuritan yang telah diperoleh dari tahap pendidikan sebelumnya, mematuhi perintah pelatih, serta menjaga kedisiplinan, motivasi, dan sportivitas sebagai jati diri prajurit Infanteri.


Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Dansecaba Letkol Inf Yunif Risa Putra, http://S.Hub.Int., Letkol Inf Irawan Setyadi, Wadan Secaba Mayor Inf Muhammad Ihwan, beserta jajaran staf Secaba Rindam V/Brawijaya.


Tekankan Filosofi Jamu Jati Kendi


Poin paling ditekankan Danrindam V/Brawijaya kepada 249 prajurit muda tersebut adalah filosofi hidup JAMU JATI KENDI


Bukan jamu minuman, Jamu Jati Kendi adalah singkatan dari Jaga Mulut, Jaga Hati, dan Kendalikan Diri. Istilah ini merupakan filosofi dan rumus hidup bijak dalam budaya Nusantara untuk menjaga akhlak, emosi, dan hawa nafsu seorang prajurit.


JAMU (Jaga Mulut): Mengingatkan agar prajurit selalu menjaga lisan dari perkataan buruk, fitnah, atau menyakiti orang lain, serta menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh agar tetap halal dan bermanfaat.


JATI (Jaga Hati): Mengajak ➡ membersihkan hati dari sifat tercela seperti sombong, iri, dengki, dan mudah marah, serta mengisinya dengan rasa syukur dan keikhlasan dalam bertugas.


KENDI (Kendalikan Diri): Berarti kemampuan dalam mengontrol emosi, ambisi yang berlebihan, dan hawa nafsu dalam menghadapi berbagai situasi hidup dan tantangan tugas di lapangan.


Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri ini merupakan kelanjutan dari kurikulum pendidikan pembentukan yang sebelumnya telah dilalui. Fokus penyelenggaraan pendidikan ini dititikberatkan pada materi ke-Infanterian agar menjadi seorang Bintara Infanteri yang memiliki kualifikasi sesuai Spesialisasi Jabatan Militer (SJM) tingkat 5 kecabangan Infanteri, yang didukung dengan sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, serta memiliki kondisi fisik yang prima dan tangguh.


Dengan bekal filosofi Jamu Jati Kendi, diharapkan 249 Bintara baru ini tidak hanya tangguh secara fisik dan militer, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.


Pewarta: S.R / Mat Rozi

Editor: Tim Redaksi R_SEMERU.COM

×
Berita Terbaru Update