LUMAJANG, R_SEMERU.COM | Keindahan Air Terjun Tumpak Sewu yang mendunia kini diimbangi langkah besar Pemerintah Kabupaten Lumajang. Jalur tangga sempit yang selama ini menjadi satu-satunya akses naik-turun wisatawan akan segera dipisah menjadi dua jalur khusus — sebuah keputusan strategis demi keselamatan dan kenyamanan ribuan pengunjung.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memastikan proses pembangunan tangga kedua telah dimulai bulan ini. Nantinya, wisatawan akan turun menuju lembah air terjun melalui satu jalur, dan kembali naik melalui jalur yang berbeda.
"Bulan ini kami sudah mulai proses untuk memberikan bantuan supaya bisa membangun satu tangga lagi. Jadi, tangga yang turun dan tangga yang naik itu berbeda. Ini juga untuk kenyamanan dan keamanan bagi para wisatawan," ujar Bunda Indah, Jumat (9/10/2026).
Selama ini, satu tangga harus menampung dua arus manusia dari arah berlawanan. Kondisi itu kerap memicu antrean panjang dan potensi bahaya, terutama saat musim liburan ketika kunjungan melonjak. Pemisahan jalur bukan sekadar proyek fisik, melainkan transformasi manajemen wisata berbasis keselamatan.
Dengan sistem satu arah, pergerakan pengunjung menjadi lebih tertata, risiko desak-desakan hilang, dan pengalaman menikmati Tumpak Sewu — yang dijuluki Niagara-nya Indonesia — menjadi jauh lebih aman.
Bunda Indah menegaskan, kebijakan ini lahir dari pertumbuhan pariwisata Lumajang yang luar biasa. Penerimaan pajak sektor pariwisata terus meningkat, menandakan Tumpak Sewu telah menjadi magnet ekonomi baru.
"Semakin banyak wisatawan ke depan, akan kami lihat lagi apakah perlu ditambah atau infrastruktur jalan mana yang harus diperbaiki," katanya.
Pemkab Lumajang tidak berhenti di tangga. Evaluasi berkelanjutan akan dilakukan untuk jalan akses, fasilitas keselamatan, dan daya dukung destinasi agar pertumbuhan wisata tidak mengorbankan keselamatan.
Langkah ini menandai babak baru Tumpak Sewu: dari sekadar destinasi viral menjadi destinasi kelas dunia yang dikelola profesional — aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Reporter: yanuar
